Kenali Gejala Awal Sifilis Lebih Cepat

gejala awal sipilis

Gejala awal sifilis yang diketahui lebih cepat dapat membantu proses penyembuhan penyakit. Sifilis atau raja singa merupakan salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri bernama Treponema pallidum. Umumnya, penyakit ini akan menular pada orang lain karena melakukan hubungan seksual yang tidak aman. Kontak seksual yang dimaksud, dapat berupa oral, anal, maupun vaginal.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Beberapa Gejala Penyakit Sifilis yang Perlu Diketahui

Penyakit bisa sembuh dengan cepat jika gejala awal sifilis diketahui lebih cepat. Namun, umumnya gejala sifilis dibagi menjadi beberapa tahapan, seperti fase primer, sekunder, dan terkadang fase laten. Fase terakhir atau tersier tidak menular, namun merupakan gejala sifilis yang paling berbahaya. Beberapa gejala sifilis berdasarkan tahapan yang dialami, adalah sebagai berikut:

  • Gejala sifilis fase primer

Gejala awal sifilis tahap primer akan ditandai dengan munculnya luka atau biasa disebut chancres. Biasanya luka ini tidak menyebabkan nyeri dan akan hilang dalam waktu 3 hingga 6 minggu tanpa pengobatan khusus.

  • Gejala sifilis fase sekunder

Penyakit pada fase primer yang tidak ditangani dapat berkembang ke tahap selanjutnya, yakni sifilis sekunder. Gejala sifilis fase sekunder adalah nyeri otot, demam, sakit tenggorokan, menurunnya berat badan, mudah lelah, dan pembengkakan pada kelenjar getah bening.

  • Gejala sifilis fase lanjut atau tersier

Gejala penyakit sifilis tersier baru akan terasa 10 hingga 30 tahun setelah infeksi masuk pertama kali. Biasanya, penderitanya akan mengalami beberapa gejala berupa kerusakan pada jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan persendian.

gejala awal sipilis

Bagaimana Penanganan Terhadap Penyakit Sifilis?

Setelah mengetahui gejala awal sifilis, penanganan penyakit sebaiknya dilakukan dengan segera. Biasanya, dokter akan memberikan obat antibiotik yang harus dikonsumsi rutin guna membantu mengobati sifilis primer dan sekunder. Namun, pemberian antibiotik juga bisa dilakukan melalui suntikan karena dapat menghentikan perkembangan penyakit. Pada kasus tersier, pengobatan penyakit akan memekan waktu lama dan antibiotik diberikan lewat infus.

Setelah menyelesaikan pengobatan dengan antibiotik, biasanya penderita sifilis diminta untuk menjalani tes darah. Tes ini berguna untuk memastikan  apakah infeksi sudah sembuh total atau belum. Selain itu, Anda juga perlu mewaspadai hal-hal yang mungkin menyebabkan penularan karena penyakit masih bisa kembali menginfeksi meski sudah pernah sembuh. Untuk mendapatkan kesembuhan secara maksima, tindak pencegahan perlu dilakukan, antara lain:

  • Tidak bergonta ganti pasangan atau setia pada satu orang saja.
  • Gunakan pelindung atau kondom ketika melakukan hubungan seksual.
  • Tidak bergubungan intim jika penyakit belum sembuh total.
  • Hindari penggunaan obat-obatan terlarang, termasuk dengan jarum suntik.
  • Periksakan kesehatan seksual secara rutin, terutama bagi wanita hamil.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Lakukan Konsultasi Bersama Klinik Utama Sentosa

Untuk mengetahui gejala awal sifilis, Anda harus rutin melakukan pemeriksaan serta berkonsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terbaik di daerah Jakarta. Anda akan mendapatkan perawatan terbaik karena klinik ini sudah menggunakan peralatan medis yang canggih serta modern.

Klinik Utama Sentosa memberikan pelayanan kesehatan maksimal sehingga pasien bisa merasakan kenyamanan serta keamanan selama melakukan perawatan. Fasilitas pendukung, seperti konsultasi gratis dan online juga ditawarkan guna mempermudah pasien dalam mengetahu gejala awal sifilis, penyebab, dan penanganan yang tepat. Untuk informasi lebih lanjut, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.

74640cookie-checkKenali Gejala Awal Sifilis Lebih Cepat