Fase Sipilis Manakah yang Harus Diwaspadai?

Fase Sipilis

Fase sipilis terbagi menjadi beberapa, yang di antaranya dapat dikenali dari gejala yang muncul. Salah satu fase sipilis yang paling parah adalah fase tersier. Jangan sampai Anda mengalami sipilis pada tahap tersier karena bahayanya akan lebih sulit untuk disembuhkan dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk masa penyembuhannya. Belum lagi jika sudah terlalu parah, penyakit ini bahkan dapat menyebabkan kematian. Penyakit sipilis yang dikenal juga dengan penyakit raja singa merupakan salah satu penyakit menular seksual.

Penyakit ini memiliki tipe penularan yang sama dengan penyakit kelamin HIV AIDS yang menyerang kekebalan tubuh penderitanya. persamaannya terletak bagaimana bakteri penyebab sipilis ini dapat menular dari seseorang kepada orang lain. Tidak hanya menyebabkan penularan lewat berhubungan seksual, penyakit sipilis ini juga dapat menular melalui cairan tubuh penderitanya. Untuk itu, mari kita kenal lebih baik penyakit seperti apa sipilis ini agar dapat mencegah sekaligus menyembuhkannya jika terlanjur positif terinfeksi.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Penyakit Sipilis Adalah

Telah disebutkan sebelumnya jika penyakit sipilis merupakan penyakit menular seksual. Artinya sipilis ini dapat menular melalui aktivitas berhubungan seksual baik, anal, oral, maupun vaginal. untuk itu, bagi Anda yang memiliki pengalaman berhubungan seksual yang kurang aman sebaiknya waspada terhadap penyakit yang satu ini. Berhubungan seksual dengan bergonta ganti pasangan dapat memicu penularan penyakit sipilis ini. Biasanya penderita penyakit sipilis akan mengalami gejala yang menunjukkan telah sampai mana tahap atau fase infeksi bakterinya telah terjadi.

Penyakit sipilis disebabkan oleh adanya infeksi Treponema pallidum. Penyakit yang dapat menginfeksi pria maupun wanita ini lebih sering ditemukan pada wanita. cara penularannya pun beragam. Melalui cairan tubuh penderitanya seperti darah, sipilis dapat menginfeksi orang disekitar penderitanya. misalnya saja melalui transfusi darah. Aktivitas berbagi jarum suntik serta pisau cukup juga menjadi salah satu hal yang harus Anda hindari untuk mengantisipasi adanya penularan bakteri penyebab penyakit sipilis. Pada awal infeksinya, sipilis cenderung tidak menampakkan gejala, dan gejalanya bisa sembuh dan muncul lagi sehingga penyakit ini tidak dapat diremehkan. Gejala yang dialami oleh penderita penyakit sipilis dapat dilihat sebagai tanda sejauh mana fase sipilis telah berkembang.

fase sipilis

Fase Infeksi Penyakit Sipilis

Fase sipilis terbagi menjadi beberapa, mulai dari yang paling awal hingga yang paling parah. Untuk mempermudah kita mengetahui sejauh mana fase sipilis yang telah terjadi, inilah fase dan gejala yang muncul pada penderita penyakit sipilis.

Fase primer

Pada fase ini, gejala yang dialami oleh penderita penyakit sipilis diantaranya adalah luka atau ulkus yang bentuknya mirip sariawan, namun tidak nyeri. Luka ini juga disebut sebagai luka chancre dimana bagian tepinya keras dan bagian tengahnya tidak mengandung air. Biasanya gejala luka chancre ini akan disertai pembesaran kelenjar getah bening pada area selangkangan. Gejala ini mulai dialami setelah infeksinya terjadi sekitar 3 minggu. Luka chancre ini dapat sembuh dan hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu sekitar 3-6 minggu. Namun, infeksi bakteri sipilis akan tetap berlanjut.

Fase sekunder

Di fase sipilis berikutnya ini, gejala yang muncul diantaranya adalah muncul ruam di sekitar telapak kaki maupun di telapak tangan. Ruam berwarna merah ini bentuknya mirip dengan gejala alergi namun tidak menimbulkan gatal. Gejala ini terlihat tidak berbahaya, namun jika dibiarkan saja, maka dapat menyebabkan ruas jari Anda putus. Ruam ini juga bisa muncul di bagian tubuh lain, namun yang paling sering ada di bagian telapak tangan dan kaki. selain itu, penderitanya dapat merasa demam, nyeri pada otot, sakit kepala, rambut rontok, hingga penurunan berat badan yang drastis. Gejala sipilis ini bisa sembuh sendiri sama halnya dengan gejala di fase sipilis sebelumnya. Dan jika tidak ada langkah pengobatan yang dilakukan infeksi bakterinya masih akan terus berlanjut meskipun gejalanya telah hilang.

Fase Tersier

Di fase inilah Anda tidak boleh lagi menunda pengobatan. Bahkan lebih baik jika pengobatan dilakukan agar sipilis tidak sampai ke tahap yang satu ini. gejala pada fase sipilis ini dapat dialami setelah berpuluh tahun semenjak infeksinya terjadi. Jika sudah sampai pada fase ini, maka akan sulit untuk disembuhkan dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Gejalanya yang mungkin muncul pada fase ini adalah kerusakan pada pembuluh darah, hati, jantung, tulang, hingga sendi. Pada tahap ini penderitanya dapat mengalami kelumpuhan, kebutaan, dan hal yang lebih buruk lagi adalah kematian karena organ tubuhnya sebagian besar telah mengalami kerusakan.

Sebelum masuk ke fase tersier, ada fase sipilis laten yang tidak menimbulkan gejala. fase ini juga dikenal dengan fase tersembunyi karena bakteri penyebab sipilis tetap menginfeksi tanpa memunculkan gejala sedikitpun. Jangan lengah gejala sipilis pada fase sipilis sebelumnya menghilang tanpa pengobatan. Karena itu tidak menjamin penyakitnya sembuh. Justru Anda sebaiknya melakukan pengobatan selagi gejalanya muncul agar dapat mengetahui sejauh mana fase infeksi sipilis yang Anda alami. Fase atau tahap sipilis ini juga tidak selalu dialami berurutan pada setiap orang. Terkadang ada yang baru menyadari penyakitnya setelah memasuki fase sipilis tersier dimana gejalanya akan sulit untuk diatasi.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Pengobatan Gejala Sipilis

Kesempatan untuk menyembuhkan penyakit sipilis serta mencegah penularannya dapat dilakukan segera setelah gejala awal yang muncul pada fase sipilis primer terjadi. Dengan mencegah bakteri treponema pallidum semakin menyebar ke aliran darah dan menginfeksi organ tubuh lain, Anda dapat menghindari bahaya gejala sipilis yang muncul di fase-fase berikutnya. Jangan lakukan pengobatan penyakit sipilis secara mandiri, pasalnya kita tidak dapat menjamin keamanannya.

Sebaiknya lakukan pengobatan sipilis dengan bantuan dan saran dari dokter. Sipilis ini bukanlah penyakit yang dapat kita remehkan. Diantaranya penyakit menular seksual, sipilis inilah yang paling berbahaya, karena dapat menyebabkan kematian. Untuk mencegah infeksi bakteri sipilis masuk ke fase sipilis paling berbahaya yaitu tersier. Gunakan obat antibiotik. Obat antibiotik ini bisa Anda dapatkan jika melakukan pengobatan di Klinik Utama Sentosa. Selain itu, penyakit sipilis bahkan bisa kumat lagi setelah Anda dinyatakan sembuh. Hal ini karena bakteri sipilis dapat kembali menginfeksi ketika kondisi tubuh kita lemah. Saat sistem kekebalan tubuh kita lemah, maka kita akan lebih mudah terinfeksi bakteri maupun virus.

Sebelum melakukan pengobatan, maka Anda perlu melakukan diagnosis terlebih dahulu yang dapat dilakukan dengan menjalani tes darah, hingga melakukan tes pada Cairan serebrospinal. Jangan sampai penyakit sipilis ini menular kepada pasangan Anda ataupun ke anak Anda jika Anda sedang hamil. Meskipun jarang terjadi, namun kasus dimana sipilis menular pada anak yang dikandung wanita penderita sipilis dapat terjadi. Apalagi gejala akibat sipilis ini dapat bertahan hingga puluhan tahun hingga muncul kembali jika tidak diobati. Untuk itu segera konsultasikan kondisi Anda jika Anda memiliki kekhawatiran mengenai penyakit sipilis dengan dokter kami lewat nomor 081366657878.

177690cookie-checkFase Sipilis Manakah yang Harus Diwaspadai?