Adakah Efek Sipilis Klinik Utama Sentosa yang Mungkin Muncul?

Efek sipilis Klinik Utama Sentosa bisa terjadi jika penanganan tidak segera dilakukan. Sipilis termasuk salah satu jenis infeksi menular seksual yang diakibatkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit dapat menular dengan mudah melalui hubungan seksual, baik secara oral, anal, maupun vaginal. Bakteri penyebab sipilis juga bisa menyebar lewat cairan tubuh penderita, yakni darah.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Gejala Umum Penyakit Sipilis yang Perlu Diketahui

Sipilis dikategorikan menjadi 3 tahapan dengan gejala yang bervariasi. Tahap menular meliputi primer, sekunder, dan laten awal. Sipilis tahap tersier tidak menular namun memiliki gejaloa yang paling berbahaya. Beberapa gejala sipilis yang perlu dikenali agar penanganan bisa dilakukan dengan tepat, antara lain:

  • Gejala tahap primer

Gejala sipilis primer ditandai dengan adanya luka atau ulkus seperti sariawan yang tidak terasa nyeri, berbentuk bulan dengan dasar bersih dan perabaan yang keras. Selain itu, penderita juga akan mengalami pembesaran pada kelenjar getah bening.

  • Gejala tahap sekunder

Gejala sipilis sekunder biasanya, berupa ruam yang tidak terasa gatal, nyeri pada otot, demam, sakit tenggorokan, rambut rontok, sakit kepala, penurunan berat badan, dan kelelahan.,

  • Gejala tahap tersier

Gejala sipilis tersier umumnya terjadi pada 10 hingga 30 tahun setelah infeksi pertama kali. Gejala pada tahap ini, termasuk kerusakan pada jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan sendi, serta pembengkakan pada jaringan lunak atau gumma.

Jika gejala sudah diketahui, maka pemeriksaan fisik dengan dokter bisa segera dilakukan. Beberapa tes yang mungkin dilakukan, meliputi tes darah yang bertujuan untuk mendeteksi infeksi, pemeriksaan cairan tubuh yang berguna untuk mengevaluasi penyakit, dan tes cairan serebrospinal yang berguna untuk mengetahui apakah ada efek sipilis Klinik Utama Sentosa pada sistem saraf.

Bagaimana Penanganan Paling Tepat Terhadap Sipilis?

Sebelum penanganan penyakit sipilis dilakukan, diagnosis akan dilakukan dokter guna mengetahui jenis bakteri yang menginfeksi tubuh. Pemeriksaan lain juga akan dilakukan, seperti tes darah atau VDRL untuk menentukan apakah terdapat antibioitik atau zat yang berguna melawan infeksi di dalam tubuh. Jika hasil diagnosis sudah diketahui, barulah penanganan dengan pemberian obat dapat dilakukan.

Obat untuk menangani penyakit kelamn sipilis ini biasanya diberikan dalam bentuk suntikan atau diminum sesuai dengan resep dokter. Untuk mendapatkan kesembuhan penyakit secara maksimal, penderita disarankan untuk melakukan penanganan rumahan, seperti:

  • Cucilah tangan sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi.
  • Gunakan pelindung atau kondom ketika melakukan hubungan seksual.
  • Konsumsi obat dokter sampai habis dan sesuai dengan anjuran dokter.
  • Beri tahu pasangan untuk memeriksakan kesehatan guna mencegah penularan.
  • Tidak melakukan hubungan seksual selama gejala sipilis masih muncul.
  • Periksakan kondisi diri sendiri jika terdapat infeksi menular seksual lainnya.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Konsultasikan Segera dengan Klinik Utama Sentosa

Untuk mencegah efek penyakit sipilis Klinik Utama Sentosa lebih lanjut, maka bisa mengonsultasikan bersama dokter ahli. Klinik Utama Sentosa telah menjadi salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan penanganan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter ahli berpengalaman dengan menggunakan peralatan medis yang canggih serta modern.

Klinik Utama Sentosa juga memiliki fasilitas unggulan, seperti layanan konsultasi online dan gratis. Melalui konsultasi, pasien dapat mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan. Jika ingin tahu informasi penyakit kulit dan kelamin lainnya,bisa melakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.

394800cookie-checkAdakah Efek Sipilis Klinik Utama Sentosa yang Mungkin Muncul?