Metode Pengobatan Polip Rahim Wanita

pengobatan polip serviks

Pengobatan polip rahim harus segera dilakukan sebelum menyebabkan sebelum bertambah parah. Polip rahim atau uteri merupakan pertumbuhan berlebih pada sel lapisan rahim sehingga menyebabkan munculnya tonjolan di sekitar mulut rahim. Ukuran polip yang tumbuh cukup bervariasi dan bisa membesar hingga sebesar bola golf. Jika polip memiliki ukuran yang besar, maka dapat menganggu penderitanya ketika melakukan aktivitas sehari-hari.

Apa Saja Gejala dari Penyakit Polip Rahim?

Jika ingin melakukan pengobatan polip rahim, gejala penyakit harus diketahui terlebih dahulu. Gejala penyakit polip rahim yang diderita oleh wanita, dapat berupa keluarnya darah menstruasi yang lebih banyak dari biasanya, pendarahan di luar siklus menstruasi, pendarahan dari vagina setelah menopause, dan infertilitas atau kemandulan. Munculnya gejala polip rahim disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

  • Sensitivitas pada bagian endometrium lebih tinggi dari area lainnya.
  • Pertumbuhan sel-sel berlebih pada lapisan rahim atau endometrium.
  • Produksi hormon dalam tubuh wanita yang tidak normal.
  • Memiliki tekanan darah yang tinggi atau menderita hipertensi.
  • Mengalami kelebihan berat badan atau biasa disebut obesitas.
  • Mengonsumsi obat yang berguna untuk menyembuhkan kanker payudara.

Penyakit polip rahim umumnya diderita oleh wanita yang berusia 40 tahun ke atas dan jarang ditemui pada pada usia di bawah 20 tahun. Polip dapat berbentuk bulat atau oval dan ukurannya beragam mulai dari seukuran biji wijen hingga sebesar bola golf. Biasanya polip rahim tidak perlu diangkat jika tidak memunculkan gejala. Namun, jika sudah mengeluhkan gejala, seperti pendarahan berat maka segera lakukan tindakan medis.

pengobatan polip serviks

Beberapa Penanganan Tepat Terhadap Polip Rahim

Sebelum pengobatan polip rahim, dokter biasanya mendiagnosis penyakit melalui beberapa cara, seperti anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan tentang riwayat menstruasi dan regularitas menstruasi. Jika dokter sudah menduga adanya penyakit polip rahim, maka pemeriksaan dengan tes akan dilakukan, seperti:

  • Ultrasonografi atau USG, dilakukan untuk menghasilkan gambar dari interior rahim termasuk ketidaknormalan yang muncul.
  • Sonohisterografi, dilakukan dengan cara memompa cairan steril ke dalam rahim melalui selang tipis yang biasa disebut kateter.
  • Biopsi endometri, dilakukan untuk mengambil sampel dari dinding dalam rahim yang kemudian di uji ke laboratorium untuk melihat ketidanormalan.
  • Kuretase, merupakan metode pengobatan polip rahim menggunakan alat metal panjang yang disebut kuret untuk mengambil jaringan dari dinding dalam rahim.

Pengobatan polip rahim dilakukan dengan memberikan obat hormonal guna mengurangi gejala yang muncul. Jika polip sudah membesar dan berbahaya, maka operasi pengangkatan akan dilakukan dengan memasukkan alat operasi melalui histeroskopi. Selain melakukan pengobatan polip rahim, Anda juga perlu melakukan tindak pencegahan, seperti memiliki pola makan yang sehat dan seimbang.

Konsultasikan Segera dengan Klinik Utama Sentosa

Dokter akan melakukan pengobatan polip rahim sesuai dengan tingkat keparahannya. Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Sebelum perawatan sifilis dilakukan, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu guna mengetahui penyebab penyakit serta jenis penanganan yang cocok diberikan pada pasien.

Klinik Utama Sentosa memiliki fasilitas lengkap dan peralatan medis yang canggih serta berteknologi modern sehingga proses penyembuhan berlangsung dengan cepat. Selain itu, klinik ini juga memberikan keringanan biaya perawatan pada setiap pasiennya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.

71100cookie-checkMetode Pengobatan Polip Rahim Wanita