Mengenal Klinik Servisitis Terbaik di Kelapa Gading Jakarta

klinik servisitis terbaik di kelapa gading jakarta

Obati peradangan pada serviks di klinik servisitis terbaik di Kelapa Gading Jakarta. Alat reproduksi wanita dapat mengalami gangguan kesehatan. Salah satu masalah yang dapat terjadi pada alat reproduksi wanita adalah servisitis. Servisitis merupakan peradangan pada leher rahim atau serviks akibat infeksi, alergi, maupun pertumbuhan bakteri yang berlebihan.

Serviks merupakan bagian yang menyempit pada rahim yang terbuka dan menuju vagina. Servisitis biasanya ditandai dengan adanya pendarahan di antara waktu menstruasi. Selain itu, seseorang yang mengalami servisitis akan mengalami keputihan abnormal. Keputihan adalah hal yang biasa pada wanita, namun jika cairan keputihan yang keluar tidak normal, maka hal tersebut merupakan salah satu gejala dari servisitis ini. Keputihan tidak normal juga sering menjadi tanda adanya gangguan pada vagina, jadi untuk membedakan servisitis dengan gangguan alat reproduksi wanita lainnya, silahkan Anda simak informasi mengenai servisitis berikut ini.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Siapa yang Berisiko Terkena Servisitis?

Servisitis dapat terjadi pada wanita yang memiliki riwayat berhubungan seksual tidak aman. Misalnya saja mereka yang sering berganti pasangan seksual dan tidak memakai pengaman. Wanita yang telah aktif berhubungan seksual sejak berusia muda berisiko besar terkena servisitis. Servisitis atau peradangan pada serviks dapat terjadi akibat penyakit menular seksual yang memang paling sering dialami mereka yang berhubungan seksual tidak aman.

Servisitis dapat memicu gejala nyeri panggul dan perut. Jika Anda memiliki risiko seperti di atas, maka berhati-hatilah terhadap gangguan servisitis ini. Servisitis yang dibiarkan dapat menyebabkan terjadinya komplikasi pada vagina di antaranya infertilitas dan bahkan berisiko terkena HIV. HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Jadi, jika telah terkena HIV, maka Anda akan lebih mudah terkena berbagai penyakit lainnya termasuk servisitis ini. Jika Anda di diagnosis penyakit menular seksual, maka lakukan pengobatan sebelum infeksinya semakin menular. Hindari berhubungan seksual ketika Anda dinyatakan terkena penyakit menular seksual. Pasalnya kontak seksual merupakan cara yang paling sering menyebabkan berbagai penyakit menular seksual. Cara ini juga lah yang berisiko menyebabkan servisitis. Apalagi aktivitas berhubungan seksual ketika menderita servisitis akan sulit dilakukan karena gejala nyeri dan sakit pada vagina saat berhubungan seksual.

klinik servisitis terbaik di kelapa gading jakarta

Mewaspadai Gejala Servisitis

Untuk mencegah komplikasi yang dapat disebabkan oleh servisitis, maka dapat dilakukan dengan cara mewaspadai gejala servisitis. Telah dijelaskan sebelumnya jika servisitis ditandai dengan beberapa gejala seperti berikut:

• Mengalami keputihan abnormal.
Yaitu keputihan dimana cairan yang keluar dari vagina berwarna putih kuning, bahkan terkadang kehijauan dalam jumlah yang banyak.
• Rasa nyeri setiap kali buang air kecil.
• Buang air kecil menjadi lebih sering.
Pada umumnya setiap hari orang buang air kecil, namun penderita servisitis bisa buang air kecil lebih sering dari biasanya dan gejala itu cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
• Nyeri pada bagian panggul dan perut.
• Sakit ketika berhubungan seksual.
Aktivitas berhubungan seksual jadi terganggu akibat servisitis karena rasa sakit yang muncul tiap kali sedang berhubungan seksual dengan pasangan.
• Pendarahan yang terjadi di antara waktu menstruasi.
• Pendarahan dari vagina yang terjadi setelah berhubungan seksual namun bukan akibat menstruasi.
• Demam.

Gejala yang dialami oleh setiap wanita bisa saja berbeda. Terkadang gejala yang dialami tergantung dari penyebab servisitis yang dialaminya. Untuk mengetahui penyebab dari servisitis, maka perlu dilakukan diagnosis yang tepat di klinik servisitis terbaik di Kelapa Gading Jakarta. Servisitis yang disebabkan oleh adanya infeksi menular seksual dapat menular kepada pasangan dan memicu adanya gangguan kesehatan pada kelamin. Salah satu cara untuk mengatasi gangguan servisitis pada wanita adalah dengan menggunakan terapi servisitis. Namun, sebelum memilih pengobatan, perlu diketahui penyebab dari servisitisnya terlebih dahulu. Penyebab servisitis dapat Anda lihat informasinya di bawah ini.

Penyebab Servisitis

Servisitis dibagi menjadi dua jenis berdasarkan penyebabnya yaitu servisitis infeksi dan non infeksi. Servisitis Infeksi biasanya disebabkan oleh adanya infeksi akibat bakteri penyebab gonore. Gonore adalah salah satu penyakit menular seksual yang dapat diderita pria maupun wanita. Gonore juga ditandai dengan gejala seperti keluarnya cairan dari alat kelamin baik itu anus, penis maupun vagina pada wanita. Jadi, waspada jika anda mengalami keputihan yang cairannya berbeda dari keputihan normal. Kemungkinan gejala tersebut disebabkan oleh infeksi akibat bakteri penyebab gonore atau klamidia yang dapat menyebabkan servisitis.

Selain akibat infeksi, servisitis non infeksi dapat terjadi karena iritasi maupun alergi. Alergi dan iritasi dapat disebabkan oleh penggunaan kondom oleh pasangan. Selain penyebab utama, ada juga faktor pendukung yang sapat menyebabkan seseorang mengalami servisitis. Faktor tersebut di antaranya adalah menderita penyakit HIV AIDS. Begitu juga wanita yang terkena infeksi Staphylococcus dan Streptococcus. Sedangkan servisitis non infeksi biasanya disebabkan oleh aktivitas penggunaan tampon, diafragma ataupun pasarium. Untuk mengetahui penyebabnya, Anda dapat melakukan pemeriksaan di klinik. Pemeriksaan yang tepat diperlukan untuk mendapatkan metode pengobatan yang paling sesuai.

klinik servisitis terbaik di kelapa gading jakarta
Mengetahui Cara Mengatasi Servisitis

Langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah servisitis di antaranya adalah tidak melakukan hubungan seks dengan lebih dari satu pasangan. Hal ini merupakan faktor paling berisiko menyebabkan servisitis maupun gangguan kesehatan pada alat reproduksi wanita. Wanita yang telah aktif berhubungan seksual sejak usianya masih muda atau sekitar 14-25 tahun paling rentan terkena servisitis. Begitu pula dengan mereka yang memiliki penyakit HIV AIDS. Penyebab servisitis tidak selalu datang dari aktivitas kita. Untuk mendiagnosis servisitis, dapat dilakukan dengan menjalani pemeriksaan panggul maupun pengambilan spesimen. Metode pengambilan spesimen mirip dengan tes pap smear. Datang saja langsung ke klinik kami untuk melakukan diagnosis penyakit servisitis.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Servisitis juga bisa terjadi akibat pemakaian kondom oleh pasangan dimana bahannya dapat menyebabkan alergi. Pastikan pasangan memakai kondom yang aman untuk vagina sehingga Anda tidak mengalami alergi dan berisiko terkena servisitis. Penderita penyakit menular seksual merupakan orang yang paling rentan terkena servisitis. Untuk menghindari penyakit menular seksual, maka perbaiki kehidupan seksual Anda. Jika Anda sering bergonta ganti pasangan, maka lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar dapat mendeteksi gangguan kesehatan yang Anda alami dengan cepat. Penyakit menular seksual merupakan penyakit yang berbahaya. Untuk mengatasinya tidak cukup hanya menggunakan obat biasa. Jika sudah sampai menyebabkan servisitis, artinya Anda mengalami komplikasi yang membutuhkan pengobatan yang lebih intensif. Selain itu, servisitis juga dapat memicu terjadinya infertilitas pada wanita atau kesulitan untuk mendapatkan keturunan. Cegah servisitis dengan melakukan pengobatan terhadap servisitis dengan cara yang tepat. Lakukan pengobatan terhadap servisitis di klinik servisitis terbaik di Kelapa Gading Jakarta. Jika ingin konsultasi mengenai servisitis, silahkan datang langsung ke klinik kami di Klinik Utama Sentosa. Bisa juga dengan menghubungi layanan hotline kami di 081366657878.

194450cookie-checkMengenal Klinik Servisitis Terbaik di Kelapa Gading Jakarta

Bagikan Artikel ini :

  • tombol share ke instagram