Benarkah Polip Serviks Adalah Penyakit Berbahaya?

polip serviks

Polip serviks adalah tumor yang tumbuh dan berkembang di dalam leher rahim wanita. Leher rahim merupakan saluran sempit memanjang yang berada di bawah rahim hingga ke kelamin wanita. Saluran ini berguna untuk menghubungkan bagian atas kelamin wanita dengan liang rahim serta jalan masuk sperma untuk membuahi sel telur. Umumnya, polip serviks adalah penyakit yang muncul tanpa gejala yang jelass.

Penyebab Penyakit Polip Serviks

Penyebab penyakit belum dapat dipastikan, namun faktor pemicu munculnya polip serviks adalah perubahan pada kadar hormon estrogen setiap bulannya. Selain itu, faktor lain yang dapat meningkatkan risiko terjadinya polip serviks adalah sebagai berikut:

  • Faktor usia

Penyebab paling tinggi penyakit polip serviks adalah bertambahnya usia, seperti mulai memasuki masa pre menopause atau mengalami menopause. Biasanya, penyakit ini akan menyerang wanita berusia 40 sampai 50 tahun.

  • Kelebihan berat badan

Salah satu faktor penyebab munculnya penyakit polip serviks pada wanita, yakni kelebihan berat badan atau obesitas. Karena itu, wanita yang memiliki masalah pada berat badan diasarankan untuk segera melakukan diet seimbang.

  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Faktor lain yang menyebabkan seseorang menderita polip serviks adalah mengonsumsi obat-obatan tertentu, terutama untuk payudara. Untuk itu, sebisa mungkin untuk menghindari penggunaan obat yang mungkin memiliki kandungan berbahaya untuk serviks.

Diagnosis Serta Penanganan yang Dapat Dilakukan

Dokter biasanya akan menanyakan gejala yang dialami oleh pasien, terutama mengenai siklus menstruasi. Gejala polip serviks yang dialami oleh wanita hanya dapat diketahui dengan pemeriksaan dalam. Untuk itu, dokter akan menganjurkan pemeriksaan lebih detail jika ditemukan tanda kemungkinan adanya polip serviks. Beberapa pemeriksaan yang biasa dilakukan, yaitu:

  • Ultrasonografi (USG)

Pemeriksaan ini menggunakan perangkat tipis yang dapat dimasukkan ke dalam organ kelamin wanita. Alat ini bekerja dengan mengeluarkan gelombang suara dan menghasilkan gambar dari rahim sehingga tanda ketidaknormalan dapat ditemukan.

  • Sonohisterografi

Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara memompa cairan ke dalam rahim melalui selang tipis yang biasa disebut kateter. Rahim akan membesar sehingga gambar mengenai pertumbuhan dalam rahim dapat terlihat dengan lebih jelas.

  • Histeroskopi

Dalam pemeriksaan ini, dokter akan memasukkan selang halus yang telah terpasang alat berupa kamera dan lampu kecil. Alat ini berfungsi untuk memeriksakan kondisi di dalam rahim dan mendeteksi adanya polip  yang kemudian ditampilkan di monitor.

Penanganan tepat untuk mengangkat penyakit polip serviks adalah dengan mengonsumsi obat penyeimbang hormon. Obat hormon yang diberikan dokter berguna untuk meredakan gejala sementara. Namun, jika konsumsi obat dihentikan akan menyebabkan penyakit kembali datang. Untuk itu, periksakan kesehatan serviks dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih tepat.

Konsultasikan Segera dengan Klinik Utama Sentosa

Penyakit polip serviks dapat ditangani dengan melakukan pemeriksaan bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Proses penyembuhan penyakit berlangsung dengan cepat karena ditangani langsung oleh dokter berpengalaman dengan menggunakan peralatan medis canggih dan berteknologi modern.

Klinik Utama Sentosa menjadi pilihan banyak orang untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit dan kelamin karena didukung oleh fasilitas yang lengkap. Salah fasilitas unggulan yang dimiliki klinik ini, yakni layanan konsultasi online dan gratis. Melalui konsultasi, pasien dapat mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan. Informasi lebih lanjut, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.

56250cookie-checkBenarkah Polip Serviks Adalah Penyakit Berbahaya?