Tak Ditangani, Ini Dia Bahaya Radang Panggul

bahaya radang panggul

Bahaya radang panggul dapat terjadi jika tidak segera menangani penyakit yang sudah memunculkan gejala. Komplikasi atau bahaya radang panggul sering disebabkan karena adanya beberapa penyakit menular seksual pada tubuh penderita, seperti klamidia dan gonore. Terkadang, penyakit radang panggul pada wanita akan menyebabkan masalah serius dalam jangka panjang, yaitu komplikasi. Bila komplikasi atau bahaya radang panggul sudah terjadi, maka Anda harus segera melakukan penanganan bersama dokter ahli.

>>> Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Gejala yang Dirasakan Penderita Radang Panggul

Organ reproduksi wanita yang terinfeksi bakteri penyebab radang panggul sering kali tidak menunjukkan gejala yang pasti. Namun, beberapa gejala umum yang sering dirasakan oleh penderitanya adalah nyeri pada bagian perut bawah, sakit ketika buang air kecil, dan saat berhubungan seksual. Tak hanya itu, bahaya radang panggul juga bisa mengakibatkan tubuh terasa lelah hingga demam, mual, muntah, dan gejala yang menyertai lainnya berupa:

  • Pendarahan seusai melakukan hubungan seksual.
  • Periode menstruasi atau haid yang tidak normal.
  • Keluarnya cairan tidak normal dari organ kelamin.
  • Nafsu terhadap makanan menjadi berkurang.
  • Keinginan berlebih untuk buang air kecil.
  • Sering alami kram saat periode menstruasi.

Apa Saja Bahaya Akibat Penyakit Radang Panggul?

Komplikasi atau bahaya radang panggul yang tidak segera ditangani akan menimbulkan nyeri panggul yang berkepanjangan atau kronis. Selain itu, penderitanya juga bisa mengalami radang panggul berulang dan mengakibatkan organ reproduksi menjadi rentan terhadap infeksi bakteri. Infeksi berulang yang khusus dialami oleh wanita hamil akan menyebabkan masalah lain, berupa kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan.

Kehamilan ektopik terjadi karena telur yang telah dibuahi terjebak dan mulai tumbuh di dalam tuba falopi. Jika hal ini terjadi, maka tuba falopi bisa meledak dan menyebabkan pendarahan internal yang cukup parah serta mengancam jiwa. Kehamilan ektopik dapat meningkatkan risiko keguguran pada wanita hamil, kematian janin, dan bila janin dapat dilahirkan maka akan lahir secara prematur. Selain pada wanita hamil, peradangan ini juga bisa menyebabkan bahaya radang panggul lain, yaitu:

  • Abses

Abses merupakan cairan nanah yang terkumpul di saluran tuba dan ovarium penderita radang panggul. Abses ini dapat ditangani dengan pemberian antibiotik dan terkadang harus melalui prosedur operasi laparoskopi untuk menyingkirnya. Cairan nanah dalam saluran tuba juga bisa dikeluarkan menggunakan jarum yang dipandu dengan alat berupa ultrasound.

  • Kemandulan

Bahaya radang panggul juga bisa menyebabkan wanita mengalami masalah infertilitas atau sulit hamil karena telur tidak bisa lewat dengan mudah ke dalam rahim. Tersumbatnya tuba falopi dapat ditangani dengan prosedur pembedahan dan memungkinkan untuk melakukan teknik bayi tabung untuk mendapatkan anak.

>>> Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Segera Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Untuk mengetahui bahaya radang panggul lebih jelas, Anda dapat melakukan konsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, kesembuhan akan didapatkan dengan cepat karena ditangani langsung oleh dokter berpengalaman serta berkompeten di bidangnya.

Klinik Utama Sentosa juga telah dilengkapi dengan fasilitas unggulan, seperti layanan konsultasi online dan gratis. Melalui konsultasi ini, pasien dapat mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan apa yang cocok dilakukan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa segera melakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.

55490cookie-checkTak Ditangani, Ini Dia Bahaya Radang Panggul