Bahayakah Kutu Pada Kemaluan?

kutu pada kemaluan

Kutu pada kemaluan bukanlah hal yang patut kita remehkan, karena kutu ini dapat menular kepada orang di sekitar kita. Kutu merupakan serangga parasit yang biasa di kulit dan rambut manusia. Namun, kutu kemaluan merupakan binatang parasit yang hidup di sekitar bulu kemaluan. Tidak hanya pada bulu kemaluan, kutu ini juga bisa hidup di berbagai tempat yang ditumbuhi dengan bulu yang memiliki permukaan kasar.

Kutu kemaluan bisa diderita oleh siapa saja tidak peduli tua ataupun muda, pria maupun wanita. Kutu kemaluan pada wanita maupun pria dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Hal ini akibat kutu kemaluan menghisap darah kita dan menyebabkan gatal serta iritasi. Kutu kemaluan biasanya terdapat  di sekitar alat kelamin. Tak hanya itu, kutu ini juga bisa tumbuh di sekitar alis, bulu mata, ketiak, maupun bagian lainnya. Dengan cara menghisap darah, kutu pada kemaluan ini mempertahankan hidup mereka dan berkembang biak.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Gejala Ada Kutu di Kemaluan

Jika ada kutu pada kemaluan, maka penderita akan mengalami beberapa gejala berupa gangguan seperti berikut:

  • Gatal pada kulit.
  • Bekas gigitan kutu kemaluan.
  • Demam.
  • Iritasi pada kulit.
  • Radang kelopak mata akibat kutu kemaluan di sekitar mata.

Gatal adalah gejala paling umum yang dirasakan oleh para penderita kutu kemaluan. Rasa gatal semakin menjadi ketika malam, karena kutu lebih intens dalam menghisap darah di malam hari. Selain reaksi berupa rasa gatal, kulit juga biasanya memunculkan bekas gigitan berwarna kebiruan ketika kutu telah menghisap darah pada rambut. Gejala yang dialami oleh penderita bisa saja berbeda-beda. Mungkin ada yang menemukan telur kutu yang menempel pada rambut atau justru kutu kemaluan yang sedang berjalan di antara rambut. Dan yang perlu diwaspadai adalah perpindahan kutu dari rambut ke rambut yang artinya adalah penularan.

kutu pada kemaluan

Dimana Kutu Kemaluan Hidup?

Kutu kemaluan ini berbeda dengan kutu biasa yang tumbuh di rambut kepala. Pebedaannya adalah terletak dimana tempat hidupnya. Kutu kemaluan cenderung hidup di bagian tubuh yang ditumbuhi oleh rambut kasar. Berikut beberapa bagian badan yang mungkin menjadi tempat hidup kutu kemaluan.

  • Alis.
  • Bulu mata.
  • Bulu kaki.
  • Bulu ketiak.
  • Punggung.
  • Kemaluan.

Saat kutu pada kemaluan terdapat di alat kelamin, maka ketika berhubungan seksual, kutu ini dapat berpindah ke pasangan. Dan tentu saja pasangan akan ikut merasakan gejala kutu kelamin seperti gatal yang sangat mengganggu. Gatal pada kemaluan akibat kutu dapat mengurangi kepercayaan diri dan menyebabkan rasa malu jika gatalnya terasa saat di tempat umum. Akan sangat mengganggu jika rasa gatalnya muncul ketika kita di tempat umum. Karena kita tidak mungkin menggaruknya, dan hal tersebut akan sangat membuat tidak nyaman.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Bahaya Kutu Kemaluan

Tak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, kutu pada kemaluan juga dapat menyebabkan berbagai bahaya seperti berikut:

• Menular


Meskipun tidak dapat terbang, namun kutu dapat menular dari satu orang ke orang lain dengan cara berjalan dari rambut ke rambut. Berbagi selimut, sprei, maupun pakaian bisa jadi salah sau media penularan kutu kemaluan ini.

• Depresi


Keberadaan kutu kemaluan ini dapat menyebabkan adanya gangguan depresi dimana jika telah parah dapat sampai pada scizofrenia.

• Iritasi pada kutil


Rasa gatal yang disebabkan oleh kutu kemaluan jik digaruk akan menyebabkan iritasi pada kulit. Belum lagi jika ada bakteri maupun jamur yang masuk ke dalam bekas garukan tersebut.

Langkah terbaik untuk menghindari bahaya dari kutu pada kemaluan ini adalah dengan melakukan pengobatan yang tepat. Untuk mengobati gejala yang disebabkan oleh kutu sekaligus menghilangkan kutu kemaluan, silahkan datang saja ke Klinik Utama Sentosa. Atau konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kami di layanan hotline dengan menghubungi nomor 081366657878.

133120cookie-checkBahayakah Kutu Pada Kemaluan?