Cantik-cantik Berkulit, eh Berkutil? Ini Penyebabnya!

Penyebab kutil kelamin pada kelamin wanita klinik utama sentosa

Penyebab kutil kelamin pada kelamin wanita Klinik Utama Sentosa adalah human papilloma virus. Sebagai salah satu penyakit menular seksual, kutil kelamin pada wanita memiliki bahaya tertentu dengan dengan kadar ancaman yang serius terhadap kesehatan. Untuk itu, bila menemukan ada benjolan atau tonjolan mencurigakan di sekitar wilayah tersembunyi Anda, mulai dari paha, bibir vagina atau di dalam vagina Anda atau di sekitar anus dan lubang anus, jangan dibiarkan untuk terus berkembang. Itu bukan hiasan tambahan untuk mempercantik area-area tersebut.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Kutil kelamin?

Kutil kelamin pada wanita tidak berbeda dengan kutil yang biasa ditemukan juga di sekitar barang pusaka para pria misalnya di ujung atau batang penis, di sekitar anus dan juga lubang anus.

Kutil kelamin merupakan tonjolan daging yang bisa tumbuh secara bergerombol atau satuan dan kemudian berkembang dan menjadi satu gerombolan. Kutil ini biasanya tampak seperti kembang kol atau jengger ayam dan bila dibiarkan akan terus berkembang menutupi area yang ditumbuhi. Disebut kutil kelamin karena kutil ini menyasar bagian-bagian terlarang dari pria dan wanita.

Penyebabnya?

Penyebab kutil kelamin pada kelamin wanita Klinik Utama Sentosa, sebagaimana pada pria, adalah kelompok berandal bernama human papilloma virus  (HPV). Anggota atau anak buah HPV yang menyebabkan kutil kelamin adalah HPV tipe 6 dan 11. Sementara itu, kutil yang muncul di bagian tubuh lain disebabkan oleh HPV juga tetapi dari tipe yang berbeda.

Bagian yang juga ditumbuhi kutil kelamin pada wanita, selain area yang disebut sebelumnya, dapat tumbuh di bagian dalam vagina yakni di sekitar serviks. Sebagai penyakit menular seksual, kutil kelamin tentu saja menyebar melalui kontak seksual dengan orang yang terkena kutil kelamin.

Gejalanya?

Meski tidak menimbulkan gejala, namun pada sebagian kasus, kutil kelamin yang terjadi pada wanita bisa menimbulkan gejala seperti rasa gatal, sensasi terbakar atau rasa nyeri di dalam dan sekitar vagina. Hal ini karena kutil bisa tumbuh pada vulva, vagina, serviks, atau selangkangan sehingga memengaruhi performa atau menimbulkan ketidaknyamanan pada bagian-bagian tersebut.

Bahayanya pada wanita?

Seperti pada pria, kutil kelamin pada wanita memiliki potensi untuk memunculkan penyakit yang berbahaya. HPV yang memicu tumbuhnya kutil kelamin bisa menginfeksi saluran anogenital. Setelah mencapai area tersebut, HPV bisa mengubah kuman-kuman prakanker pada serviks dan uterus menjadi kanker serviks. Jenis HPV lain juga diduga terlibat dalam kasus kanker orofaringeal.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Para wanita mesti selalu mewaspadai kutil kelamin ini karena seringkali tonjolan daging tersebut tidak menimbulkan gejala apapun sehingga dikira sebagai item biasa yang mendekorasi bagian tersembunyi tersebut. Terkait hal ini, kutil kelamin pada wanita yang tumbuh di bagian dalam vagina sering luput dari perhatian. Hal ini karena kutil tersebut tidak terlihat dan tidak menimbulkan gejala. Dan yang perlu diingat terkait kutil kelamin pada wanita, dan juga pada pria adalah tidak adanya perawatan rumahan atau prosedur alami yang bisa mengatasi virus HPV. Karena itu, operasi pengangkatan menjadi pilihan untuk membuang kutil.

Apabila Anda menemukan gejala-gejala kutil di sekitar organ kelamin Anda, segeralah konsultasikan dengan dokter agar diagnosis terhadap penyakit Anda menjadi jelas. Diagnosis sangat penting agar mengetahui solusi medis yang paling tepat untuk mengatasi masalah penyebab kutil kelamin pada kelamin wanita Klinik Utama Sentosa.

Penanganan khusus terhadap penyebab kutil kelamin pada kelamin wanita Klinik Utama Sentosa bisa Anda dapatkan di Klinik Utama Sentosa. Salah satu klinik ternama dan terpercaya di Jakarta. Anda juga bisa menghubungi kami di nomor 081366657878 atau dengan melakukan konsultasi secara online dengan petugas kesehatan kami.

263910cookie-checkCantik-cantik Berkulit, eh Berkutil? Ini Penyebabnya!