Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit Kelamin di Klinik Utama Sentosa?

penyakit kelamin klinik utama sentosa

Cara mengatasi penyakit kelamin Klinik Utama Sentosa bisa dilakukan jika sudah merasakan gejalanya. Melakukan pengobatan penyakit kelamin sesegera mungkin dapat membantu menghindari terjadinya komplikasi. Penyakit kelamin tidak selalu menimbulkan gejala yang kasat mata. Beberapa macam penyakit menular seksual bisa sama sekali tidak bergejala sehingga penderitanya terinfeksi tanpa sadar.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Beberapa Macam Penyakit Menular Seksual

Penyakit kelamin Klinik Utama Sentosa bisa terjadi karena berbagai akibat, seperti bakteri, virus, jamur, parasit, dan protozoa. Beberapa penyakit tersebut, antara lain gonore, herpes genital, kutu kemaluan, trikomoniasis, dan candida albicans. Gejala penyakit menular seksual dapat berbeda-beda setiap penyebabnya, seperti:

  • Gonore atau kencing nanah

Penyakit gonore pada pria ditandai dengan keluarnya cairan berwarna kuning kehijauan, sakit ketika buang air kecil, dan terjadinya peradangan pada ujung kelamin. Sementara pada wanita gejala yang dirasakan, berupa gatal di sekitar kemaluan, pendarahan ketika berhubungan seksual, dan nyeri di perut bagian bawah.

  • Herpes genital

Gejala kelamin herpes genital muncul dalam beberapa hari setelah infeksi pertama kali masuk ke dalam tubuh, salah satunya adalah luka melepuh berwarna kemerahan yang menyebabkan rasa sakit di sekitar organ kelamin. Tak hanya itu, penyakit herpes kelamin juga bisa mengakibatkan nyeri dan perih ketika berkemih.

  • Kutu kemaluan

Kutu kemaluan biasanya menyebabkan gejala utama, seperti rasa gatal di bagian yang terinfeksi akibat adanya peradangan atau iritasi. Kutu pada rambut kemaluan merupakan serangga parasit kecil yang hidup dengan menghisap darah manusia dan dapat menular akibat melakukan kontak seksual dengan penderitanya.

  • Trikomoniasis

Gejala akibat penyakit trikomoniasis pada pria, yakni keluarnya cairan berwarna keputihan, ada sensasi perih setelah buang air kecil, dan terjadi inflamasi pada kulup kelamin. Sementara gejala pada wanita, seperti rasa gatal di sekitar organ kelamin, tidak nyaman ketika berhubungan seks, dan keluar cairan berwarna kuning kehijauan.

  • Candida albicans

Pada wanita, gejala penyakit candida, berupa rasa gatal luar biasa di sekitar organ kelamin, terasa perih serta kemerahan di sekitar kelamin, dan keluarnya keputihan yang menggumpal. Sementara pada pria biasanya mengakibatkan munculnya ruam kemerahan di kelamin, gatal atau perih, hingga bau tidak sedap di sekitar kelamin.

Penanganan Penyakit Kelamin yang Bisa Dilakukan

Pengobatan penyait kelamin dilakukan dengan memberikan antibiotik, antivirus, dan antijamur. Obat antibiotik berguna untuk mengobati berbagai penyakit kelamin yang disebabkan bakteri. Antivirus bertujuan membantu meredakan gejala dan mengurangui risiko penyebaran. Sementara, antijamur diberikan untuk menyembuhkan penyakit yang diakibatkan oleh infeksi jamur. Beberapa cara mencegah penyakit kelamin juga perlu dilakukan, seperti:

  • Rutin lakukan vaksinasi, terutama vaksin HPV dan hepatitis B.
  • Hindari penggunaan obat-obatan terlarang.
  • Ketahui riwayat seksual masing-masing pasangan.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan seksual secara rutin.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Pengobatan penyakit kelamin Klinik Utama Sentosa dapat dilakukan setelah diagnosis penyakit diketahui oleh dokter. Karena itu, segera lakukan perawatan medis bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan penanganan di klinik ini, Anda akan mendapatkan kesembuhan maksimal karena dilakukan menggunakan peralatan medis canggih serta modern. Tak perlu ragu, karena klinik ini menawarkan keringanan biaya perawatan sehingga terjangkau bagi semua kalangan. Infomasi lebih lanjut, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.

253500cookie-checkBagaimana Cara Mengatasi Penyakit Kelamin di Klinik Utama Sentosa?