Apa Itu Herpes Tipe 2 Klinik Utama Sentosa?

Herpes tipe 2 Klinik Utama Sentosa dapat mengakibatkan munculnya gejala pada organ kelamin. Herpes tipe ini merupakan salah satu penyakit menular seksual yang ditandai dengan adanya lepuhan atau luka di sekitar organ kelamin dan rektum. Meski mudah menular pada siapa saja, wanita lebih mudah terinfeksi dibandingkan pria. Hal ini dikarenakan, penularan herpes tipe 2 cukup efektif jika disebarkan dari pria pada wanita.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Gejala Umum Infeksi Herpes Tipe 2 yang Perlu Diketahui

Penderita herpes tipe 2 biasanya tidak merasakan gejala yang jelas sehingga virus menginfeksi tanpa disadari. Biasnaya, herpes tipe ini akan ditandai dengan munculnya lepuhan pada area kemaluan atau rektum yang berjumlah lebih dari satu. Lepuhan bisa pecah dan meninggalkan luka seperti sariawan yang nyeri. Selain itu, gejala juga akan disertai sensasi terbakar dan gatal pada kemaluan, gangguan berkemih, serta keluarnya cairan abnormal dari organ kelamin.

Meski gejala tidak terlihat, namun perlu diwaspdai karena penularan sangat mudah terjadi. Hal ini karena virus penyebab herpes dalam keadaan dorman atau tidak aktif di dalam tubuh. Aktivitas virus di kemudian hari dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti adanya oenyakit tertentu, kelelahan, stres fisik maupun emosinal, turunnya sistem kekebalan tubuh, trauma pada area yang terinfeksi virus, menstruasi, dan paparan sinar matahari.

Karena gejala yang ditimbulkan akibat terinfeksi virus herpes tipe 2 Klinik Utama Sentosa sangat khas, maka pemeriksaan perlu dilakukan. Pemeriksaan laboratorium biasanya akan dijalani penderita herpes untuk mendeteksi ada tidaknya virus. Pemeriksaan ini biasanya meliputi pengambilan sampel cairan pada luka dan juga tes darah

Penanganan yang Bisa Dilakukan Terhadap Herpes Kelamin

Herpes tipe 2 Klinik Utama Sentosa dapat disembuhkan dengan memberikan obat antivirus guna menghilangkan gejala. Selain itu, antivirus juga berfungsi untuk mempercapat penyembuhan, mengurangi frekuensi kekambuhan, mengurangi tingkat keparahan serta durasi gejala, dan mengurangi kemungkinan terjadinya penularan penyakit pada orang lain. Pereda rasa nyeri juga bisa diresepkan guna mengurangi ketidaknyamanan. Mengubah gaya hidup dapat membantu pengobatan herpes kelamin. Beberapa perubahan gaya hidup yang bisa diikuti, antara lain:

  • Konsumsi obat herpes secara rutin sesuai resep yang diberikan.
  • Selalu jaga agar herpes pada kulit tetap kering dan bersih.
  • Usahakan untuk tidak menyentuh luka herpes.
  • Sesering mungkin mencuci tangan guna mencegah penularan.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda menderita herpes saat hamil.

Untuk mempercepat proses penyembuhan, maka penanganan harus disertai juga dengan tindak pencegahan. Cara mencegah herpes yang perlu Anda lakukan, seperti tidak melakukan hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi, gunakan selalu pelindung atau kondom ketika berhubungan seksual, dan batasi jumlah pasangan seksual atau setia pada satu orang saja.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Penanganan herpes tipe 2 Klinik Utama Sentosa dapat dilakukan bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terbaik di wilayah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini Anda akan mendapatkan keuntungan, salah satunya proses penyembuhan penyakit berlangsung dengan cepat karena peralatan medis yang digunakan sudah canggih serta modern.

Klinik Utama Sentosa juga memberikan keringanan biaya kepada semua pasien sehingga tidak perlu mengkhawatirkan berapa banyak uang yang harus dikeluarkan. Selain itu, sebelum melakukan perawatan Anda juga bisa berkonsultasi secara online gratis bersama staf medis seperti yang berpengalaman. Informasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, segera lakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.

354150cookie-checkApa Itu Herpes Tipe 2 Klinik Utama Sentosa?