Tanda Penyakit Kelamin Klinik Utama Sentosa

tanda penyakit kelamin klinik utama sentosa

Klamidia termasuk dalam infeksi menular seksual yang berkembang melalui hubungan seksual tanpa pengaman, lalu apa saja tanda penyakit kelamin klinik utama sentosa? Infeksi ini bisa menyerang kalangan pria atau wanita dengan berbagai rentan usia. Namun sebagian besar kasus dialami wanita usia muda yang aktif berhubungan seksual. Infeksi ini dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan yang semakin meluas jika tidak segera ditangani sampai tuntas.

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Bagaimana Tanda Penyakit Kelamin Klinik Utama Sentosa

Sebagian besar penderita klamidia tidak akan merasakan tanda apapun ketika masuk fase awal. Namun dalam jangka panjang, biasanya tanda penyakit kelamin klinik utama sentosa akan miuncul. Walaupun sudah hadir, gejala penyakit kelamin ini sering diabaikan karena biasanya tidak terlalu parah dan akan segera hilang. Jadi gejala antara seorang pria dan wanita berbeda. Satu-satunya gejala yang dialami keduanya yakni rasa nyeri ketika buang air kecil.

Sebagian penderita klamdia tidak akan merasakan tanda dan gejala dari infeksi ini, sisanya akan mendapatkan tanda penyakit kelamin klinik utama sentosa. Gejala yang muncul berupa keluarnya cairan berwarna putih kental dari ujung penis. Infeksi akan terjadi dan bisa ditularkan walau gejala yang terjadi sudah hilang.

Bagi kalangan wanita, pada umumnya mereka sulit mendapatkan gejala jenis apapun. Namun jika muncul yakni berupa pendarahan sesudah berhubungan seksual disertai cairan abnormal dari vagina. Selain itu, terdapat beberapa kalangan yang mengalami menstruasi lebih panjang dari biasanya, pendarahan ketika berada di siklus haid, dan rasa nyeri dibagian perut bawah.

Klamidia tidak hanya menginfeksi alat kelamin saja, namun bisa menyerang bagian mata dan menyebabkan terjadinya konjungtivitis jika cairan dari vagina atau sperma terkena mata. Mata yang sudah terinfeksi akan terasa perih, bengkak, iritasi, dan mengeluarkan cairan. Anus bisa terinfeksi dan menyebakan pendarahan serta rasa nyeri yang tidak nyaman.

Penyebab Umum Penyakit Kelamin Klamidia

Klamidia disebabkan oleh jenis bakteri dengan nama trikomoniasis. Penularan tanda penyakit kelamin klinik utama sentosa berjalan melalui hubungan seksual dari anal, oral, dan vagina. Selain itu klamidia juga dapat dengan mudah menular melalui alat bantu seks yang tidak dilapisi pengaman atau dicuci bersih setelah di aplikasikan.

Cairan seksual yang keluar dari kelamin penderitanya bisa tularkan bakteri walau tanpa ada penetrasi, orgasme, atau proses ejakulasi. Menjalankan hubungan seksual dengan berbagai kalangan bisa meningkatkan resiko terjangkit klamidia. Bakteri tidak akan menular melalui beberapa hal yang akan kami ulas dibawah ini:

•Menggunakan toilet bersama

•Menggunakan kolam renang bersama

•Peralatan makan

•Handuk

•Berpelukan dengan penderita

Bagi seorang ibu hamil bisa tularkan penyakit kelamin ini pada bayi yang baru di lahirkan dan akan menyebabkan bagian mata menjadi bengkak serta mudah mengeluarkan cairan. Maka dari itu, ketika Anda merencakan kehamilan, pastikan tidak mengalami infeksi atau gejala penyakit klamida, jika hasilnya positif segera lakukan tindakan.

•Terdeteksi infeksi penyakit menular jenis lainnya

•Aktif menjalankan hubungan seksual di usia muda

•Menjalankan kontak seksual tanpa menggunakan kondom

•Sering berganti pasangan ketika berhubungan seksual

•Pernah terjangkit infeksi menular seksual sebelumnya

Diagnosis Penyakit Klamidia Secara Umum

>>>Konsultasi Lebih Lanjut Klik Disini<<<

Jika Anda merasa tidak nyaman dengan kondisi ini, segera lakukan pemeriksaan bersama Klinik Utama Sentosa untuk mendapatkan penanganan sejak dini. Semua prosedur dan tindakan akan dilakukan oleh dokter ahli dan berpengalaman dalam bidangnya. Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa hubungi kontak person di 081366657878. Demikian kami sampaikan mengenai tanda penyakit kelamin klinik utama sentosa, semoga bermanfaat.

250730cookie-checkTanda Penyakit Kelamin Klinik Utama Sentosa